Aku tak pernah takut dengan kesendirian karena aku memiliki sahabat taat dalam Istiqomahku

Aku tak pernah takut dengan kesendirian karena aku memiliki sahabat taat dalam Istiqomahku
Aku tak pernah takut dengan kesendirian karena aku memiliki sahabat taat dalam Istiqomahku

Jumat, 08 Desember 2017

Virus Merah Jambu bagi Aktivis Dakwah


             Salah satu alasan kenapa di LDK sangat menjaga interaksi antara ikhwan dan akhwat adalah menghindari terjangkitnya Virus Merah Jambu (VMJ). Ada sebuah pengalaman, dalam satu lift sangat dihindari berduaan ikhwan dan akhwat. Hingga pada suatu hari, aku hendak ke lantai 7 FITK dari mushalla lantai 2. Ada ikhwan menunggu depan lift aku berdiri agak jauh. Saat pintu lift terbuka, ternyata di dalamnya kosong. Aku maju dengan keyakinan kalau si ikhwan akan mengalah, eh ternyata si ikhwan juga mengarah masuk ke dalam lift, yaudah aku mundur. Saat aku mundur si ihwan juga ikutan mundur, jadilah aku dan si ikhwan naik tangga karena liftnya sudah tertutup (hehe).
Virus Merah Jambu itu menjadi penyakit dakwah, kenapa? Karena dengan terjangkitnya hati seorang penggiat dakwah dengan benih-benih ketertarikan pada lawan jenis akan melayukan semangat. Virus ini mampu mengotori niat yang awalnya baik menjadi belok.
Pada awalnya aku berpikiran yang tidak terlalu mempermasalahkan tentang VMJ ini. Maksudku, kalau sekedar suka itu hal yang wajar, asalkan tidak diungkapkan dan berlanjut ke pacaran. Namun ini bukan yang sesimpel yang aku bayangkan ternyata. Untuk menyukai lawan jenis pun harus segera dikontrol atau bahasanya di keep! Karena jika sudah melewati batas kewajaran bagi seorang aktivis dakwah, bisa berdampak pada kondisi dakwahnya; kacau! Semangat jihadnya melemah, amanahnya ditinggalkan, teman-teman shalihnya dijauhkan, tilawahnya terkendorkan, sehingga berdampak pada jasadiyahnya.
“Anak LDK itu kalau Syuro pakai hijab, mana mungkin bisa suka-sukaan!” Ah, yang bener? Bukankah malah itu yang membuat penasaran? Ada saja beberapa orang yang ‘jail’ bermain mata! (Astaghfirullah). Sekarang pernyataannya adalah, anak LDK saja yang berusaha untuk menjaga masih ada aja yang jail, apalagi di luar sana yang bebas bergaul dengan lawan jenis?
Dari LDK inilah aku belajar bahwa Virus Merah Jambu adalah musuh aktivis dakwah, karena tidak sedikit aktivis dakwah yang berguguran karena virus yang membunuh karakter ini! Ini adalah salah satu cara sederhana untuk menjaga diri.
Inget ya, LDK bukan ajang cari ikhwan atau akhwat yang baik buat jadi teman hidup. LDK adalah wadah memperbaiki diri dan lingkungan sekitar, kalau memang mendapatkan anak LDK juga, itu berarti bonus dari Allah (hehehe ^^). Kalau soal VMJ anak LDK harus udah kebal! “Ah, daripada mikirin doi mending mikirin umat!” Nah, ini keren banget. Luruskan niat, penuhi hati dengan cahaya iman. Percayalah pada Allah Sang Maha Cinta yang mempersiapkan segala yang terbaik untuk hidup kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar